Peringati HGN, Siswa MI Ma'arif Cilongok Mengenang Nasehat Guru

Oleh seksi penma
SHARE

CILONGOK - Ada yang unik dari siswa-siswi MI Ma'arif NU 1 Cilongok saat memperingati Hari Guru Nasional, kamis (25/11) kemarin. Selain mengucapkan selamat hari guru kepada gurunya, mereka membuat cerita pendek untuk mengenang nasehat gurunya. Seperti yang tulis Beny Ronaldo. Siswa kelas 6 ini menceritakan kenangannya saat masih duduk di kelas 4. Aku teringat, saat itu bu Ida menasehati aku agar tidak sering mbolos sekolah agar tidak ketinggalan pelajaran. Aku juga disuruh belajar dengan giat agar naik kelas. Suatu hari aku pernah tidak mengerjakan PR. Oleh Bu Ida aku diminta untuk membuat tulisan latin aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi. "Sejak itulah aku sadar bahwa untuk mencapai cita-cita harus belajar dengan sungguh sungguh" ujar Beny lirih seraya menitikkan air mata.

Senada dengan Beny, Annisa Farchatul Jannah juga mengaku pernah dinasehati oleh Bu Wartiyah. Gurunya saat kelas 5. "Bu Wartiyah selalu menasehati kami agar selalu semangat belajar walaupun hanya belajar dari rumah karena pandemi" kata Annisa. Terus terang saat pandemi aku sering main hp. Belajarnya sebentar saja, lebih banyak main hp. Sekarang ketika sudah belajar tatap muka aku sangat menyesal, aku ketinggalan pelajaran sangat banyak, sesal Annisa. 

Kegiatan mengenang nasehat guru dengan membuat cerpen ini dilakukan secara spontan. "Ini saya lakukan secara spontan, tujuannya agar siswa lebih menghargai guru" ujar guru kelas 6, Ida. Ia menjelaskan dengan mengenang nasehat guru, siswa dapat menyadari betapa besar peranan guru bagi kehidupan mereka. "Tidak akan ada mantan guru, meskipun kelak kalian menjadi orang yang sukses atau bahkan pendidikan kamu melebihi bu guru pak guru, Gurumu tetaplah gurumu yang harus kalian hormati" tegas Ida kepada anak-anak.

Sementara itu, Kepala MI Ma'arif NU 1 Cilongok mengaku senang dengan inisiasi bu Ida melakukan kegiatan tersebut. "Ini bisa jadi contoh untuk guru yang lain. Kegiatan yang sederhana namun penuh makna" ujarnya. (akw)