MTs Negeri 3 Banyumas Ikutkan Dua Kader Terbaiknya Untuk Ikuti Seleksi Pengawas

Oleh MTs Negeri 3 Banyumas
SHARE

Banyumas - Setelah lulus seleksi administrasi calon pengawas di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah du guru  dari MTs Negeri 3 Banyumas Amir Hidayat, SE dan Siti Mufli’ah, S.Ag. mengikuti Tes secara Online Sabtu (27/11/2021) di kantor MTsN3 Banyumas.  Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pelaksanaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) pada Madrasah Education Quality Reform (MEQF) sehingga diadakan seleksi untuk Kepala Madrasah dan Pengawas di setiap Kabupaten/Kota. 

Pelaksanaan kegiatan rekrutmen dan seleksi sudah dilaksanakan berdasarkan tahapan-tahapannya yaitu Sosialisasi dan PendaftaranPeserta seleksi pada tanggal 9-23 november 2021, Seleksi Administrasi pada tanggal 9-23 november 2021, Pengumuman hasil seleksi Administrasi tanggal 25 November 2021, Simulasi pelaksanaan CBT26 November 2021, Pelaksanaan CBT 27 November 2021, Pengumuman hasil seleksi CBT 28 November 2021 dan Pelaksanaan Wawancara (Aplikasi Virtual) 29 November 2021.

Menanggapi kegiatan seleksi Pengawas kali ini Syarief Hidayat, S.Ag. selaku Kepala MTS Negeri 3 banyumas mengatakan “Ketrampilan yang harus dimilki pengawas adalah menumbuhkembangkan ketrampilan abad 21 yang harus dimiliki siswa,   ketrampilan itu berupa kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif.  Kedua guru yang kita kirim untuk seleksi setidaknya sudah menunjukkan kemempuan untuk menstimulasi.  Selain kemampuan akademik  tersebut, keduanya dipandang cakap memiliki kemampuan IT yang baik, sebagai penunjang kegiatan profesional”.

Pelaksanaan ujian kali ini walaupun dilaksanakan secara Onlain dan virtual namun kita tidak bisa berbuat curang karena pengawasannya cukup ketat, materi ujian cukup sulit utamanya tentang metodologi penelitian dan materi kolaborasi dengan Bimbingan Konseling ujar Amir Hidayat salah satu peserta seleksi.

Disisilain Siti Mufli”ah meras sangat senang bisa mengikuti seleksi ini, jadi tambah ilmu  ada tuntutan untuk banyak membaca dan belajar.  Mufliah berpesan kepada temen-temen untuk rajinlah membaca buku, buku apapun karena ilmu sangat banyak dan sangat luas nggak ada habisnya  kalau kita gali.  Semakin banyak membaca semakin tahu banyak hal, semakin percaya diri, dan semakin bijaksana.  (Team Reading & Publishing).