Kemenag Banyumas Segera Bayarkan Tukin bagi GPAI dan PPAI

Oleh Yudi
SHARE

Purwokerto: Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar rapat kedinasan dengan agenda pembinaan kepada ASN Guru Pendidikan Agama Islam dan Pengawas PAI, sosialisasi pencairan selisih Tunjangan Kinerja (Tukin), Sosialisasi penggunaan Sistem Informasi Unjuk Kinerja Langsung (SIUNJAL) dan Sistem Informasi Nungul Maturnuwun (SINUWUN) bagi GPAI di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Banyumas, (Jumat, 10/09).

Dalam pembinaannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas yang dalam hal ini disampaikan Ibnu Asaddudin selaku Kasubbag TU, menyampaikan bahwa GPAI sekarang adalah GPAI yang harus mampu menjawab tantangan jaman yang ada pada era 4.0 bahkan sudah sampai era 5.0, dimana informasi dan transformasi kehidupan telah melangkah dengan cepat, dengan demikian maka GPAI harus senantiasa berbenah dan berinovasi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik agar dapat dilaksanakan pembelajaran di era digital yang sesuai dengan perkembangan sains dan teknologi kekinian, di samping tetap harus membumikan hal-hal subtansi yakni tentang nilai-nilai Agama, keilmuan dan akhlak, kata Ibnu.

Sebagai ASN GPAI di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas juga harus dapat memiliki komitmen yang kuat terhadap institusi dengan senantiasa menjalankan amanah sebagai pendidik dengan maksimal dan profesional. Kinerja yang profesional dan maksimal akan dapat terpantau dan diketahui oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dalam hidungan detik melalui SIUNJAL dan SINUWUN. Untuk itu GPAI disamping melaksanakan kinerja yang profesional dan maksimal juga harus senantiasa melaporkan kinerjanya melalui SIUNJAL dan presensi datang maupun pulang melalui SINUWUN, pungkas Ibnu.

Sementara Agus Setiawan selaku Kasi PAI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, menyampaikan bahwa Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi Guru PAI dan Pengawas PAI akan segera dicairkan. Bagi GPAI dan Pengawas PAI akan dicairkan Tukin yang tertanggung mulai bulan Mei tahun 2018 sampai dengan Desember Tahun 2020 yang prosesnya sedang diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sementara Tukin yang on going pada bulan Januari 2021 sampai dengan Agustus 2021 akan segera diverifikasi dan diharapkan dapat dicairkan pada bulan September 2021.

Agus berharap dengan dicairkannya Tukin ini tidak semata-mata hanya untuk meningkatkan kesejahteraan kepada GPAI dan Pengawas PAI, namun Tukin harus linier dengan mengingkatnya kinerja yang maksimal bagi Guru PAI dan Pengawas Pai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Dengan demikian GPAI dan Pengawas PAI dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang Pendidikan terutama Pendidikan Agama Islam sebagai sumber nilai-nilai kebaikan guna membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak menuju Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

Salah satu GPAI yang mengikuti rapat, Tumini yang juga Guru PAI SDN Wlahar Wetan mengaku sangat bersyukur dan senang mendapat informasi akan dicairkannya Tukin terhutang dan Tukin on going bagi Guru PAI dalam waktu dekat ini. Bagi Tumini dengan dicairkannya Tukin ini bukan serta merta hanya untuk meningkatkan kesejahteraan, akan tetapi justru ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dan melayani kepada masyarakat melalui dunia pendidikan dengan sebaik-baiknya dengan bersemboyan kepada lima budaya kerja Kantor Kementerian Agama yang memiliki Integritas, meningkatkan Profesionalitas, berinovasi, bertanggung jawab dan penuh keteladanan, pungkas Tumini.(yud)