Kemenag Banyumas Serahkan sertifikat Halal Secara Simbolis

Oleh Yudi
SHARE

Purwokerto : Kepala kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag didampingi oleh ketua MUI Kabupaten Banyumas Drs KH Taefur Arofat M.Pd.I menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada tiga pelaku UMKM di kabupaten Banyumas yang mengajukan sertifikat halal atas usaha mereka, yaitu Getuk Goreng Asli, Getuk Goreng Eco Asli, dan pengusaha makanan Novanda bertempat di D'Garden Hall & Resto. (Sabtu, 18/9).

Penyerahan sertifikat halal ini diberikan berbarengan dengan acara penyuluhan sertifikat halal bagi UMKM yang diselenggarakan oleh MUI Kabupaten Banyumas, dihadiri oleh Kepala Dinas  Ketenagakerjaan dan UMKM  yang mewakili Bupati Banyumas, Ketua MUI Kabupaten  Banyumas,  Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Kabag Kesra Pemda Kabupaten Banyumas serta lima puluh peserta dari berbagai pelaku UMKM di kabupaten Banyumas. Sebagai  nara sumber  dalam penyuluhan sertifikasi halal bagi UMKM  adalah Dr.H.A.Izuddin, M.Ag  dan  Drs H. Khotibul Umam.

Dalam sambutannya kepala kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag menyampaikan bahwa sertifikasi produk halal bagi pelaku usaha  terutama produk makanan adalah wajib, karena dengan adanya sertifikat halal ini hak konsumen terutama yang muslim terpenuhi sehingga mereka semakin yakin dan mantap untuk mengkonsumsi produk mereka.

“ Terkait dengan produk halal ini , di kantor Kementerian Agama pusat ada badan tersendiri yang mengurusi dan mengelolanya yaitu  Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) serta  sudah ada  Undang – undangnya yaitu UU No. 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal . Oleh karena itu Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal mempunyai tugas dan fungsi untuk menjamin kehalalan produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia.” Jelas Akhsin Aedi

“ Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal juga didukung oleh tugas dan fungsi sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Undang – Undang No. 33 Tahun 2014 yaitu tentang Registrasi Halal, Sertifikasi Halal, Verifikasi Halal, Melakukan pembinaan serta melakukan pengawasan kehalalan produk, Kerjasama dengan seluruh stakeholder terkait,  serta menetapkan standard kehalalan sebuah produk.”  pungkasnya lebih lanjut. (yud)