Guru Agama Adalah Pejuang

Oleh Yudi
SHARE

Purwokerto : Kepala kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag  membuka acara Pembinaan dan workshoop bagi guru PAI di masa pandemi . Kegiatan digelar secara daring oleh Kelompok Kerja Pengawas Guru Agama Islam dan diikuti  pengawas, FKGTK PAI, KKG, MGMP SMP, SMA, SMK  melalui zoom meeting  dan live streaming di chanel youtube yang ( Senin, 26/07).

Kasi PAI kantor Kemenag Banyumas Agus Setiawan  mengucapkan terimakasih kepada semua pihak sehingga acara pembinaan dan workshoop bisa berjalan dengan lancar. " Mari kita bersama -sama selaku ASN di kementerian agama mengikuti aturan pemerintah terkait PPKM yang diperpanjang sampai tanggal 2 Agustus. Kita harus sama sama menjaga kesehatan demi keluarga dan anak didik kita, Jangan lupa untuk para guru harus bisa menggunakan inovasi - inovasi dalam pembelajaran  usahakan bisa saling berbagi dengan guru agama lain . Mudah mudahan dalam acara workshop ini bisa meningkatkan kemampuan guru agama islam dalam pembelajaran - pembelajran yang akan datang. "  tutur Agus dalam sambutannya.

"  Kami sampaikan bahwa salah satu kita mengantarkan kita bekerja sebagai guru atau pengawas dibawah kemenag, keberhasilan kita sebagai ASN kita mempunyai 5 budaya kerja . Integritas keselarasan antara hati pikiran perkataan dan perbuatan. ANtara perkataan pemikiran sebelum  bicara dipikir dahulu,  Selama kita mempunyai integritas maka kita tidak akan berbuat curang , tidak akan melukai orang lain.  Yang kedua adalah profesionalitas adalah disiplin , sebagai guru agama atau pengawas harus disiplin, disiplin waktu, disiplin dalam bekerja. Yang ketiga adalah inovasi , dimasa pandemi tidak boleh merasa minder , pandemi bukan menjadi halangan untuk berinovasi tantangan  harus kita hadapi  inovasi merupakan menyempurnakan sesuatu yang sudah ada. " jelas Akhsin Aedi

" Yang keempat adalah tanggungjawab, guru agama harus punya tanggung jawab, bekerja secara tuntas jujur dan amanah . Yang kelima keteladanan, keteladanan harus mencari contoh yang baik  bagi orang lain . inilah moral kementerian agama , sebagai guru dan pengawas jalurnya sudah jelas . Oleh karen itu saya titip dimasa pendemi  ini  bapak ibu guru pengawas jangan menyerah insya allah berkah  dan lima budaya kerja harus dipegang teguh sebagai landasan. Perjuangan tanpa tantangan tidak akan berhasil setiap tantangan yang diperjuangkan pasti ada hasilnya "  pungkasnya ( yudi)